Salam bahagia wahai pembaca 😀

Hari ini ada yang lagi ngambek sama orang tua kalian gak guys? pasti ada kan?  hahahaha :D. Sebenernya gak baik loh ngambek sama ortu sendiri. Apalagi kalau dipikir – pikir mereka adalah orang yang udah ngelahirin, ngerawat, dan gedein kita sampai sekarang (itu yang gue rasain). “Gak ada orang tua yang mau anaknya menderita” itu kata guru gue zaman SMP dulu. Yang namanya orang tua pasti seneng kalau buah hatinya bahagia dan pasti sedih kalau anaknya terluka. Oleh karena itu orang tua bakalan ngelakuin segala cara supaya anaknya bahagia.

Itulah harapan dari orang tua kita, kepingin anaknya sukses, kepingin anaknya hidup mapan, kepingin anaknya jadi presiden (itu ortu gue) hahahaha. Karena harapan mereka yang sedemikian besar itu, orang tua sekarang cenderung untuk “memaksa” anak – anaknya buat nurutin semua yang udah mereka planning. Namun, apakah kita sebagai anak bisa mengerti dengan harapan orang tua kita itu?. Kebanyakan dari kita sebagai anak pasti  keberatan dengan berbagai aturan yang dibuat oleh orang tua kita.

Kita sering beranggapan kalau orang tua kita terlalu banyak ikut campur dalam kehidupan kita. “Gue udah gede, gue sendiri yang berhak ngatur hidup gue” pasti itu yang sering muncul di pikiran kalian semua. Tapi apakah kalian sadar, kalau misalnya kalian butuh uang? kalau kalian kesusahan? kalau kalian kena masalah? siapa yang bakalan bantu kalian dengan perasaan ikhlas? Siapa??? Siapa??? Siapa hayoo??? jawab sendiri deh 😀

Kenapa ortu kita selalu ikut campur dalam setiap keputusan kita?. (Mungkin) orang tua kita belum percaya sepenuhnya kepada kita. Hal tersebut bisa saja terjadi karena kita pernah menyalahgunakan kepercayaan orang tua kita. Mangkanya sampai sekarang orang tua kita belum bisa memberi kepercayaan penuh kepada kita. Atau bisa juga kita masih dinilai terlalu lemah atau terlalu manja, mangkanya ortu kita gak tega kalau melimpahkan seluruh tanggung jawab ke kita. Apapun itu, lebih baik kalau kita dan orang tua kita melakukan komunikasi yang baik, dan saling berdiskusi agar tidak terjadi kesalahpahaman yang seperti ini terus – menerus. Sebab, kalau hubungan kita sama orang tua kita harmonis, pasti kehidupan kita juga akan terasa lebih baik, lebih indah, dan yang pasti lebih bahagia 😀 .

Ingat, kita cuma punya dua orang tua (Ibu, Ayah). Udah berapa banyak yang mereka berikan ke kita. Materi, Waktu, Kasih Sayang. Mereka akan sangat bahagia kalau anaknya bisa nurut apa kata mereka. Terlebih lagi kalau anaknya bisa sukses dan wisuda tepat waktu (nyindir diri sendiri) hehehe 😀 . Sekali lagi pesan gue, ayo kita berbakti pada ortu kita, kasihan mereka yang udah banting tulang cari uang buat biayain hidup kita. Masak kita mau jadi anak yang cuman bisa ngrepotin ortu kita, nyusahin ortu kita. Jangan terus – terusan nurutin ego yang merasa loe selalu bener sedangkan ortu loe selalu salah. Mereka juga pernah muda, apa petuah – petuah mereka pasti mereka dapat dari pengalaman mereka sendiri. Dan lagi – lagi sesuai kata pepatah “Experience is the Best Teacher” .

Nama gue Wahyu. Salam bahagia 😀

Ditulis di dalam kamar di samping teman – teman yang pada nge game 😀

Advertisements