Selamat membaca kawan 😀

Dewasa ini perkembangan teknologi dan informasi di dunia semakin melaju dengan pesatnya (ini apa ya? ) Kok kayak permulaan latar belakang skripsi gini (efek galau skripsit) hahaha 😀

Daripada stress dan galau mikirin skripsit, mending baca artikel ini deh (sesat). hahahaha :D. Kita (manusia) adalah makhluk sosial, yang artinya kita itu gak bisa hidup sendiri, kita hidup disekeliling banyak orang, ada orang yang suka sama kita, ada juga orang yang gak suka sama kita. Nah, ada beberapa alasan kenapa orang bisa senang atau benci sama kita. Ya itu sih hak mereka, gak usah terlalu dipikirin kalau mereka gak seneng sama kita, toh kita juga belum tentu seneng sama dia atau mereka ya toh. hehehe 😀

Orang yang gak seneng (benci) sama kita, sering kita sebut sebagai Musuh. Padahal kan ada pepatah, 1000 teman kurang, 1 musuh berlebihan. Nah kalau kalian punya musuh, berarti kalian termasuk orang yang berlebihan. Orang yang berlebihan biasanya dijuluki Alay. Jadi kalian yang punya banyak musuh bisa masuk kategori orang Alay. Nah loh, gak mau dikatain alay kan? mangkanya jangan banyak musuh #Alusss 😀

Orang yang senang sama kita, sering kita sebut Teman. Padahal gak semua teman kita baik sama kita kan? Ada yang cuman manis di depan kita, tapi ngatain kita di belakang. Ya itulah realita. Tapi gak semua teman kayak gitu kok, masih banyak banget orang yang “pure” dalam berteman, orang yang seneng saat temennya seneng, dan susah saat temennya susah, contohnya gue. hahaha 😀

Emang ada macam – macam tipe orang di dunia ini. Gak usah terlalu gede lingkupnya, cari contoh disekeliling kita aja, misal temen kita, entah temen maen di rumah, temen sekolah / kampus, bahkan bisa juga temen tidur (sorry, ngelantur lagi) 😀 . Loe pasti punya teman, atau kalau loe gak mau ngakuin dia sebagai temen loe anggap aja dia kenalan loe (kejam bener) yang mereka mempunyai kecenderungan sifat “butuh pengakuan”. Nah, kata – kata “butuh pengakuan” kedengerannya agak rancu ya. Setiap manusia yang lahir kan pasti punya orang tua, punya saudara, punya teman, punya sahabat, nah kok mereka masih ada aja yang butuh pengakuan? Jangan – jangan mereka gak diakuin sama keluarga dan teman – temannya (gue turut prihatin).

Ciri – ciri orang yang butuh pengakuan tuh kayak gini (versi gue): Pertama, kalau dia punya sesuatu barang yang notabene barang itu masih barang keluaran terbaru, dia cenderung buat pamer ke orang lain. Kan agama kita pada ngajarin kalau kita gak boleh pamer. Apalagi kalau dia beli barang itu masih pakai duit dari ortu dia. Kalau menurut gue, kelakuan yang kayak gitu mengindikasikan kalau orang itu cacat mental (sorry kalau kasar) 😀

Kedua, kalau seseorang baru aja ngelakuin sesuatu yang “menurut” dia sesuatu yang “wah”, dia cenderung gembar – gembor ke orang – orang kalau itu hasil kerja dia, karya dia. Tapi kalau dia gagal, dia cenderung menyembunyikan fakta dari orang – orang kalau itu kerjaan dia. Aneh banget kan??? Maunya cuman dilihat kelebihannya aja, tapi kekurangannya gak mau ketahuan orang lain. Nah, orang kayak gitu udah pasti masuk orang yang butuh pengakuan.

Ketiga, ketika loe kumpul bareng sama temen – temen loe rame – rame. Loe selalu ingin kelihatan lebih dari temen – temen loe yang lain. Berarti loe termasuk orang yang butuh pengakuan. Kasian bener nasib loe 😀

Gue masih gak habis pikir sama orang – orang yang masih butuh pengakuan. Ngapain sih mereka melakukan hal – hal yang norak kayak gitu. Dengan kalian ngelakuin hal kayak gitu kalian bakal dapet pengakuan kok, pengakuan sebagai orang yang perlu DIKASIHANI. hahahaha 😀

Nama gue Wahyu. Pesen gue : Bikin orang yang ada disekitar loe nyaman.

Ditulis di dalam kamar bersuhu dingin sedingin hatiku #eaaaa

Advertisements