Hai hai hai (lebay)

Udah lama juga gue gak nge blog. Dulu sih gue bilangnya bakalan nge blog lagi kalau udah wisuda, nah anggap aja sekarang gue udah wisuda #bohongItuSederhana. Kali ini gue bakalan bahas masalah sombong. Apasih pengertian sombong? langsung aja gue kasih contoh deh. Kalau misal loe ketemu sama gue, terus loe bilang kalau tampang loe lebih cakep daripada gue, berarti loe termasuk orang yang sombong #canda 🙂

Pernah gak kalian lihat di sekeliling kalian ada orang yang suka bangga-banggain apa yang dia punya semisal: harta, jabatan, prestasi, bahkan tampang. kalau kalian gak pernah nemu orang yang sombong kayak gambaran gue di atas, maka silahkan loe nampang di depan kaca, niscaya akan ketahuan sosok orang sombongnya. hehehe

Orang sombong itu dibedain jadi 3,
1. orang sombong standart >>> biasanya sih doi pamer2 kelebihan yang dia punya, tapi apa ya etis kalau punya kelebihan buat dipamer-pamerin? kan mending dibuat bantu orang lain dengan cara yang bener.
2. orang sombong imaginer >>> biasanya doi sombong dengan hal yang tidak dimilikinya. Misal gini, gue pamer kalau gue pernah bla bla bla, gue punya bla bla bla, padahal gue gak punya apa-apa dan gue gak pernah ngelakuin apa-apa. Nah sombong kayak gitu itu sombong yang munafik. Bahaya guys.
3. orang sombong elegan >>> sombong elegan itu, sombong yang tidak diucapkan lewat kata-kata. Doi mengutarakan kesombongannya dengan barang-barang yang doi punya, misal pakaian, aksesoris, gadget. Biasanya kalau pas makan, gadgetnya dikeluarin semua di meja. Jualan gadget bang? hehehe

Nah, dari beberapa gambaran di atas, loe masuk orang sombong tipe yang mana? silahkan renungi sendiri. Tapi sebenernya, apa sih penyebab orang jadi sombong?. cekidot

Pernah dengar pepatah “tirulah ilmu padi, makin berisi makin merunduk”. nah itulah yang gak dimengerti dan gak dipahami oleh mereka orang-orang yang sombong. maklum sih mereka soalnya bukan petani, jadi gak tau filosofi ilmu padi #canda.

Dunia ini luas, dihuni banyak manusia. Masing-masing manusia punya ilmu, harta dan kekuasaan. Jangan dulu merasa pintar, merasa kaya, merasa paling hebat. Coba lihat lagi kenyataannya. Kualitas kita tidak ada apa-apanya apabila dibandingkan dengan orang di luar negeri. Kompetensi kita masih jauh di bawah standart mereka. Ilmu? Ilmu kita masih cetek guys. Terus kalau bicara harta, apa sih harta yang sekarang kita punya. Harta juga gak dibawa mati. Nah, terus apa pantas kita sombong? apa yang pantas kita sombongkan? Terus kalau kita sombong, apa udah merasa hebat? apa gak malu sama orang sekitar yang loe sombongin? palingan mereka cuman senyum sambil bicara dalam hati “kasihan banget orang ini”.

nah, maka dari itu. Kalau kita makin banyak tahu, makin banyak ilmu, pasti kita merasa makin malu. Makin malu kenapa? karena ilmu yang kita miliki itu belum ada apa-apanya ketimbang semua yang udah diciptain Tuhan buat kita. Syukuri nikmat yang udah kita punya dengan cara yang benar. Jangan dipamer-pamerkan. Jangan dijadikan sarana buat menyombongkan diri. Jangan dijadikan ajang buat menunjukkan siapa diri kalian. Gak perlu lah yang namanya pencitraan. Kalau mau banyak teman, ya jangan jadi orang sombong.

SOMBONG itu Haram hukumnya. (berlaku untuk semua agama)

Tulisan di atas cuman pendapat gue pribadi. Kalau tidak senang ya it’s ok. Kalau emang masuk akal, ya silahkan direnungi. Kalau ada tulisan yang kurang berkenan di hati pembaca, gue minta maaf. Semoga bermanfaat 🙂

piss, love, n 4L4Y 😀

Advertisements